Di usianya yang mencapai 6 bulan, bayi sudah diperbolehkan
untuk diberi makanan pendamping ASI. Makanan pendamping ini sangat penting untuk
menambah asupan gizi yang dibutuhkan untuk tumbuh dan kembang buah hati anda.
Selain sereal instan, makanan pendamping ASI yang disarankan
untuk diberikan kepada bayi adalah sayuran dan buah-buahan yang dihaluskan. Bisa berkreasi dalam membuat menu makanan pendamping ASI untuk buah hati
anda.
Mencoba dalam memberikan makanan pendamping ASI tentutidak selalu berhasil. Itu normal. Tidak bisa expect buah hati anda
untuk mau makan di hari pertama anda memberikan makanan baru tersebut. Anda
harus bersabar dan mengulangnya selama berhari-hari agar anak mau mengkonsumsi
makanan yang masih “asing” tersebut.
Namun jika setelah percobaan berpuluh-puluh kali si kecil
tidak juga mau makan makanan baru tersebut, ini perlu di waspadai. Apalagi
jika anda mendapati si kecil terus menerus menolak makanan yang anda berikan
atau mereka dengan sengaja mengeluarkan jenis makanan yang sebelumnya mereka
mau, ada baiknya jika segera berkonsultasi ke dokter.
Hal semacam ini tidak bisa disepelekan, pasalnya bisa jadi
si kecil sedang mengalami gangguan kesehatan. Sakit tenggorokan merupakan salahsatu penyebab buah hati terus menerus menolak makanan baru yang ditawarkankepadanya.
Selain sakit tenggorokan, gangguan kesehatan lain yang juga
mungkin diderita buah hati adalah infeksi pada tenggorokan yang menyebabkan
mereka susah menelan. Selain infeksi, gangguan oral-motor juga bisa menjadi
penyebab mengapa anak terus menerus mengeluarkan makanan yang diberikan
kepadanya. Gangguan oral motor ini menyebabkan anak tidak bisa mengontrol
otot-otot yang dibutuhkan untuk aktivitas menelan makanan.
Sebenarnya bukan mereka yang menolak makanan tersebut,
tetapi kondisi tenggorokan bayi yang tidak memungkinkan untuk menelan jenis
makanan baru tersebut.
Selain gangguan pada tenggorokan, anak
yang menolak makanan baru biasanya diasosiasikan dengan problem lain juga,
seperti nervous system disorder, reflux, atau bahkan kelainan tumbuh dan
kembang.
Oleh karena itu, jika mendapati buah hati anda
terus-terusan menolak jenis makanan baru yang anda berikan, ada baiknya jika
anda berkonsultasi dengan ahlinya. Pemeriksaan kesehatan seperti CT scan, X-ray, atau tes-tes diagnosis lainnya akan dilakukan untuk
menentukan gangguan kesehatan apa yang dialami oleh si kecil.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar